top of page

Rumus Dasar Trading: Cara Membaca Kombasi Volume dan Pergerakan Harga

  • Gambar penulis: BFU
    BFU
  • 22 Mei
  • 1 menit membaca

Membaca pasar tidak bisa hanya sekedar melihat harga naik atau turun, tapi harus mempertimbangkan berapa banyak volume (bensin) yang menggerakannya.


Berikut matriks ringkas yang mungkin dapat membantu Anda mendeteksi pergerakan pasar sekaligus membantu menghindari jebakan pasar :


Harga

Volume Ramai (Tinggi)

Volume Sepi (Rendah)

Naik

Valid Bullish (Tren kuat, ikut beli)

Sucker Rally (Jebakan, rawan longsor)

Turun

Valid Bearish (Jual masif, hindari)

Bleeding (Saham mati pelan, cuekin)

Stagnan

Churning (jika terjadi di posisi atas/uptrend maka berpotensi turun/indikasi distribusi, sebaliknya jika terjadi di bawah/downtrend maka potensi rebound/naik/indikasi akumulasi)

Sideways (Pasar sepi)

Jangan pernah menilai harga tanpa volume, Anda dapat menjadikan matriks ini sebagai panduan cepat sebelum menekan tombol jual atau beli


Disclaimer : perlu Anda catat dan ingat, bahwa seluruh analisa dan informasi di atas mungkin saja dapat mengalami kesalahan pada saat analisa dan penulisannya, oleh karena itu kebijakan pembaca sangat disarankan di sini dan kami tidak bertanggung jawab atas hasil investasi Anda.


Komentar


Mengomentari postingan ini tidak tersedia lagi. Hubungi pemilik situs untuk info selengkapnya.
bottom of page